Pendidikan

Memulai Belajar Film Di IDS School

Memulai Belajar Film Di IDS

Sektor kreatif semakin menantang gererasi muda yang dinamis, hobby yang ditekuni kini bisa juga menjadi profesi yang menjanjikan. Lihat saja para youtubers yang membuat video singkat bisa meraup penghasilan yang tidak sedikit dari karya-karyanya.

Dengan kecanggihan teknologi sekarang tetu sangat mudah membuat sebuah video, namun masih jarang yang memanfaatkannya untuk membuat film. Padahal jika dibuat dalam bentuk film, tentu akan semakin banyak peminatnya. Membuat film memang bisa dilakukan dengan otodidak. Namun jika ingin mendalami belajar film untuk hasil yang lebih bagus tentu harus pada ahlinya.

belajar film
belajar film

Pada dasarnya video youtube dan film memang tidak banyak perbedaan. Hanya saja untuk mengatakan sebuah video tersebut menjadi sebuah film, haruslah memiliki sebuah cerita yang utuh. Selain itu, kualitas gambar dan adegan-adegan di dalamnya menjadi satu kesatuan yang mendukung alur cerita.

Untuk belajar film secara mendalam, kamu bisa memilih jurusan Digital Film & Media Production IDS. International Design School yang didirikan oleh Pandu Birantoro ini adalah Sekolah Film dengan masa kuliah singkat selama 20 bulan. Setelahnya kamu akan mendapatkan bekal untuk berkarir menjadi seorang Sutradara dan Produser Film profesional.

Pandu Birantoro adalah pemuda Indonesia yang berprestasi dibidang perfiman. Selain sebagai pendiri, ia juga sebagai pengajar di IDS Shcool. Pengalamannya di dunia sineas sudah berjejer banyaknya. Mulai dari sebagai asisten director pada serial smalville superman, film Negeri 5 Menara sebagai behind the scene producer dan masih banyak lainnya.

Di IDS kamu akan belajar mata kuliah Digital Film and Media Production, Studio Production, Creative Business & Entrepreneurship. Selain itu kamu juga akan mempelajari sisi bisnisnya, baik dari proses pendanaan, proses pembuatan, proses promo, hingga proses launching film ke penonton. Semua tidak lepas dari bimbingan para dosen yang berkualitas dan ahli dibidang masing-masing.

Sutradara dan produser akan melihat karya yang telah kamu hasilkan. Jadi penekanan pembelajaran di IDS adalah praktek-praktek di kelas. Karena itulah kamu bisa diharapkan mampu menghasilkan satu karya untuk ditampilkan. Hal ini bisa dimulai dengan mebuat film pendek atau film indie.

Langkah-langkahnya cukup mudah yaitu: temukan ide yang menarik, susun anggaran, siapkan peralatan apa saja yang dibutuhkan, tulis scenario, buat story board, dan “camera, roll and action!” Film pendek itu menarik, mengasyikkan dan kreatif, tetapi penting untuk fase awal belajar film. Jadi selanjutnya tinggal  memastikan kamu belajar di kampus dengan pengajar yang tepat.

Related Articles

Close