bisnis

4 Filosofi Cincin Kawin Dalam Sebuah Pernikahan

Menikah dapat diartikan sebagai wujud keseriusan bahwa Anda benar-benar mencintai pasangan Anda. Menikah menjadi sebuah awal yang baru untuk membangun keluarga kecil Anda. Dalam setiap acara pernikahan tidak pernah lepas dari tradisi tukar cincin antar kedua mempelai. Sebenarnya, cincin kawin bukanlah hal yang wajib namun sudah menjadi kebiasaan yang umum dimasyarakat. Penggunaan cincin sebagai perhiasan sakral pernikahan bukan tanpa alasan, melainkan perhiasan tersebut kaya akan filosofi.

4 Filosofi Menarik Cincin Pernikahan

Cincin pernikahan dianggap sebagai sesuatu yang sakral karena mempunyai banyak makna dan filosofi. Makna dan filosofi tersebut diharapkan akan membawa kebaikan terhadap perjalanan pernikahan yang mengenakannya.

Lambang Kepemilikan – Filosofi Yunani

cincin kawin
cincin kawin

Masyarakat Yunani kuno akan memberikan cincin kepada wanita yang mereka sukai. Pemberian cincin tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa sang wanita tersebut sudah dimiliki oleh laki-laki lain. Dengan demikian, jika pada jari manis seorang wanita telah bersemayam cincin maka laki-laki lain tidak akan mendekatinya.

Orang Yunani menggunakan cincin pada jari manis kiri karena mereka percaya bahwa pada jari manis terdapat pembuluh darah khusus. Mereka percaya pembuluh darah di jari manis tersebut langsung terhubung ke jantung. Dengan demikian, jari manis juga memiliki makna bahwa cinta tersebut akan bersama sehidup semati.

Lambang Keabadian – Mesir Kuno

Menurut sejarah, penggunaan cincin pernikahan ini sudah dilakukan oleh masyarakat Mesir kuno. Mereka membuat cincin pernikahan tersebut dari tanaman papirus atau alang-alang. Tanaman tersebut dianyak membentuk lingkaran seperti cincin yang kemudian akan diberikan kepada wanita yang mereka pilih.

Menurut kepercayaan masyarakat Mesir kuno bentuk cincin yang seperti lingkaran memiliki filosofi bahwa pernikahan tersebut akan terjalin selamanya atau tidak akan pernah berakhir. Selain itu, mereka juga percaya bahwa lubang cincin untuk jari tersebut juga memiliki makna sebagai pintu menuju peristiwa yang baru.

Saling Mengikat

Cincin pernikahan umum digunakan untuk kedua mempelai karena memiliki makna saling mengikat satu sama lain. Kedua cincin tersebut menjadi simbol yang mengikat janji pernikahan agar keduanya selalu senantiasa menguatkan satu sama lain. 

Dengan adanya cincin yang melingkar di jari kiri maka orang lain akan mengurungkan niat untuk mendekati tersebut. Hal ini dikarenakan pernikahan adalah hal yang suci dan sakral serta memiliki legalitas hukum yang kuat.

Saling Melengkapi

Desain yang digunakan pada cincin pernikahan yaitu berbentuk bulat tanpa putus. Desain tersebut memiliki makna bahwa cinta kedua orang yang mengenakan cincin tersebut akan terjalin selamanya tanpa awal dan akhir. Selain itu, bentuk bulat juga memiliki makna seperti roda yang akan terus berputar.

Sepanjang perjalanan pernikahan kedua pasangan akan menghadapi berbagai macam pengalaman susah, senang dan asam manis kehidupan lainnya. Cincin tersebut juga dijadikan simbol agar dapat saling melengkapi satu sama lain sehingga dapat melewati setiap perjalanan pernikahan yang mereka lalui.

Model Cincin Pernikahan

Memilih cincin pernikahan harus melalui proses pertimbangan yang matang bersama pasangan Anda. Hal ini merupakan keharusan mengingat cincin tersebut akan Anda gunakan untuk selamanya. Agar Anda dan pasangan merasa puas dengan cincin pernikahan yang akan digunakan maka pilih desain dan bahan yang sesuai dengan karakter masing-masing.

Anda bisa melihat model cincin kawin terbaru koleksi Mondial Jeweler sebagai referensi cincin pernikahan Anda. Anda dapat memilih cincin berbahan emas kuning atau emas putih. Gambar di atas dapat menjadi rekomendasi yang baik karena memiliki desain yang sederhana sehingga dapat digunakan setiap hari. Selain itu, permata berlian yang tidak terlalu besar juga memudahkan Anda dalam beraktifitas.

Related Articles

Close